Jumat, 09 Januari 2015

"Make it Relax, Don't Fight"


It’s my new mantra. When the trouble comes, my friend of mine at office always shouting that mantra to me. It’s actually a simple word, but really help a lot to ease the problems. Troubles always come and go, but the most important thing is how to deal with that. When life hits you hard, just remember that you couldn’t hit back harder. Always be positive and stay calm. All we can do is doing right things right and let’s God do the rest. 

Selasa, 23 Desember 2014

Musik Hati di Kala Hujan

Tak ada yang lebih syahdu ketimbang bahasa hujan. Hujan adalah tentang kedamaian dan ketentraman hati. Hujan adalah rasa rindu yang makin berlipat tanpa ada kuasa untuk dihambat.
Hujan adalah ketika beribu kenangan yang terpendam, seketika muncul sekalipun tanpa diundang.  

Maka tidak heran selalu muncul sastrawan dadakan dikala hujan. Gemercik air hujan memberi irama magis yang tidak hannya membantu relaksasi diri, lebih dari itu membawa suasana melankolis yang sempurna untuk merefleksikan diri. Hujan pada akhirnya menjadi sarana terbaik untuk berdamai dengan kepenatan dan peliknya kehidupan urban.  

Bagi saya sendiri, menikmati hujan bisa dilakukan dengan hal-hal sederhana. Selain menikmati karya sastra dan menonton film, mendengarkan “musik hati” di kala hujan menjadi kebiasaan yang susah ditinggalkan. Sedikit berbagi tentang kebiasaan saya, berikut saya hadirkan daftar lagu yang sering saya perdengarkan ketika hujan datang menyapa :

1.       Sheila On 7 - Hujan Turun
Tak ada yang meragukan kualitas dari band berjuta kopi  ini. Yap, ditengah kemunculan band-band baru, buat saya Sheila on 7 masih menjadi salah satu band terbaik di tanah air. Dari puluhan hits yang pernah dikeluarkan band asal Jogja ini, lagu Hujan Turun jadi playlist wajib saya dikala hujan.



2.       Shaggy Dog - Lagu Rindu
Lagu Rindu mungkin tidak sepopuler hits Shaggy Dog lainnya seperti Di Sayidan atau Hey Cantik! Tapi melalui Lagu Rindu inilah Shaggy Dog  meyakinkan saya bahwa rindu dan hujan bagai dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Di mana ada hujan, di situ ada kenangan. eh, salah, maksud saya di mana ada hujan di situ ada rindu!

3.       Frau - Mesin Penenun Hujan
Leilani Hermiasih Suyenaga (Lani) atau yang lebih populer dengan nama panggung Frau (dalam bahasa jerman berarti Madam), mulai mencuri perhatian ketika album Starlit Carousel diluncurkan pada medio Maret 2010 yang lalu. Saya sendiri mulai mengenal karya-karya Frau ketika masih menempuh kuliah di Universitas Gadjah Mada. Frau dan Oskar (begitu dia menyebut Piano kesayangannya) kala itu beberapa kali manggung diberbagai acara di Yogyakarta. Berawal dari sekadar ikut-ikutan “mendadak Frau”, pada akhirnya saya pun benar-benar terpikat dengan musikalitas Frau. Seperti pada hits “Mesin Penenun Hujan” misalnya, paduan antara irama musik klasik dengan kekuatan lirik yang unik membuat saya begitu terpesona. Tidak percaya? Dengarkan saja Mesin Penenun Hujan dan akan anda temukan kedamaian di kala hujan.  


4.       Robbie Williams - Better Man
Lagu ini diambil dari album Sing When You’re Winning (2000). Secara pribadi, saya pertama kali mendengarkan lagu ini ketika masih duduk di bangku SMA. Koleksi kaset pita kakak-lah yang membuat saya berkenalan dengan lagu-lagu Robbie Williams. Diantara playlist “galau” Robbie Williams, Better Man jadi lagu terfavorit saya disaat hujan. Suasana akan semakin “galau” ketika saya mendengarkan Better Man versi spanyol (Ser Mejor).

5.        Over The Rainbow
Jika ada kontes lagu yang paling sering didaur ulang, Over The Rainbow mungkin juaranya. Begitu banyak versi lagu yang satu ini. Selain versi original yang dinyayikan Judy Garland untuk film The Wizard of Oz (1939), Over The Rainbow pada gilirannya juga dinyanyikan oleg Jerry Lee Lewis, Eva Cassidy, Kyle Minogue, Jewel, Katharine McPhee, Danielle Hope, Aselin Debison, dan Ayaki Takagaki. Dari berbagai versi tersebut, kepunyaan Aselin Debison jadi favorit saya. Tidak lain karena nuansa keceriaan yang begitu terpancar dari lagu ini.


6.          James Morrison – Please Don’t Stop The Rain
Please Don’t Stop The Rain adalah salah satu hits James Morrison yang ditulis bersama dengan Frontman OneRepublic Ryan Tedder. Dalam lagu ini, James Morrison dan Ryan Tedder memberikan metafora bagaimana seorang wanita tidak ada pilihan, kecuali memilih tetap bersama seorang lelaki yang mendekatinya karena “semesta” mendukung situasi tersebut. Jika anda pernah mengalami hal tersebut, lagu ini layak untuk anda dendangkan sepanjang hari, terutama ketika hujan datang menghampiri.


7.       Gun n’ Roses - November Rain
Tak ada lagu paling mainstream diputar dibulan November selain hits satu ini. Gun n’ Roses akan selalu dikenang sebagai salah satu band Hard Rock terbesar sepanjang masa dan November Rain adalah potret dari eternalitas karya Gun N’Roses. Lagu ini berdurasi hampir 9 menit, tapi tidak pernah saya temui kebosanan sedikitpun ketika mendengarkan lagu ini.  Selain menyuguhkan solo guitar dengan durasi yang cukup panjang, keunikan lagu ini juga dapat ditemui dalam vide clip dengan cita rasa sinematografi yang ciamik.